# Bahas Krisis Karakter Kontemporer, Fakultas Ushuluddin IAI Persis Garut Gelar Seminar Nasional Tafsir Hadis

Garut — Fakultas Ushuluddin Institut Agama Islam (IAI) Persis Garut menyelenggarakan Seminar Nasional Tafsir Hadis dengan mengusung tema “Strategi Pendidik Al-Qur’an dan Hadis dalam Mencetak Generasi Rabbani di Tengah Tantangan Krisis Karakter Kontemporer”. Kegiatan ini menjadi forum ilmiah strategis dalam merespons berbagai persoalan degradasi karakter di era modern.

![](https://cdn.hashnode.com/res/hashnode/image/upload/v1767953925550/34623514-403f-484c-bde9-7dc81384574a.jpeg align="center")

Seminar dilaksanakan pada Kamis, 1 Januari 2026, mulai pukul 09.00 WIB, bertempat di Auditorium IAI Persis Garut. Kegiatan ini dihadiri oleh akademisi, dosen, mahasiswa, serta pemerhati kajian Al-Qur’an dan Hadis dari berbagai kalangan.

![](https://cdn.hashnode.com/res/hashnode/image/upload/v1767954613839/9323028e-0064-4b9b-b375-0fa7af9bb2da.jpeg align="center")

Dalam pelaksanaannya, seminar menghadirkan sejumlah narasumber kompeten di bidang tafsir dan hadis, di antaranya Dr. Roni Nugraha, [M.Ag](http://M.Ag). sebagai Pemateri I, Dr. H. Agus Suyadi Raharusun, Lc., [M.Ag](http://M.Ag). sebagai Pemateri II, serta dimoderatori oleh Zaenal Kholid, Lc., M.A.

![](https://cdn.hashnode.com/res/hashnode/image/upload/v1767954580367/fc02682e-28d5-4460-bf99-b2cb3de50c70.jpeg align="center")

Sementara itu, sesi keynote speech disampaikan oleh Dekan Fakultas Ushuludin IAI Persis Garut; Dr. H. Gun Gun Abdul Basit, [M.Ag](http://M.Ag)., yang memberikan penguatan konseptual terkait urgensi pendidikan Qur’ani dan Hadis dalam pembentukan karakter generasi rabbani.

![](https://cdn.hashnode.com/res/hashnode/image/upload/v1767954256708/818ab55e-26a5-4831-96d7-b006b1754517.jpeg align="center")

Melalui seminar ini, Fakultas Ushuluddin IAI Persis Garut berharap dapat memberikan kontribusi akademik dan praktis bagi pengembangan strategi pendidikan Al-Qur’an dan Hadis yang relevan dengan tantangan zaman. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi ruang dialektika ilmiah untuk memperkuat peran perguruan tinggi Islam dalam menjawab krisis karakter kontemporer secara komprehensif dan berkelanjutan.
