Dua Prodi, Satu Semangat: PBAK Magister IAI Persis Garut Sukses Digelar

Garut, 22 September 2025 Magister Institut Agama Islam (IAI) Persatuan Islam (Persis) Garut menyelenggarakan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK). Kegiatan hingga hari Selasa 23 September 2025 ini bertempat di Aula Rusunawa IAI Persis Garut. Mahasiwa Baru Magister dengan berbagai latar belakang dan rentang usia mengikuti acara dengan sangat antusias.

“Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahmim Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswa Pascasarjana IAI Persis Garut Tahun Akademik 2025 – 2026 dinyatakan dibuka,” ucapa ustadz Gun Gun. Dekan Fakultas Ushuluddin IAI Persis Garut ini menegaskan perlunya bersyukur kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. “Ini bagian dari insan pilihan. Tidak semua orang bisa menempati bangku kuliah. Apalagi di Strata Dua,” ucap ustadz Dr. H. Gun Gun Abdul Basit, M.Ag. “Silakan gunakan kesempatan kuliah ini sebaik-baiknya. Begitupula usahakan agar dapat lulus bersama-sama,” ujar ustadz Gun Gun.
Dekan Fakultas Ushuluddin membuka acara PBAK mewakili Rektor. Ustadz Dr. H. Tiar Anwar Bachtiar, M.Hum. pada hari Senin sedang menuju ke negeri Mesir untuk tugas jamiyah. Di waktu yang sama Dekan Fakultas Tarbiyah ustadz Ryan Nuryadin, M.Pd.I. sedang sakit.

Kegiatan PBAK Magister IAI Persis ini diikuti dua prodi. Prodi Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) mulai tahun ini ditemani Magister Ilmu Hadits (Ilha). Prodi Magister Ilha ini menerima SK Pembukaan Prodi di Juli tahun ini.

Dalam PBAK ini disampaikan berbagai materi yang diperlukan mahasiswa baru magister. Materi PBAK ini diawali Visi – MISI dan Tujuan Kampus, Keprodian, Peta Keilmuan Prodi, Adminstrasi, Jurnal, Riset, dan bahasan lainnya yang sangat penting. Untuk menyampaikan materi tersebut hadir Dr. Daris Tamin, Dr. Nurul Irfan, Dr. Heri M. Tohari, Dr. Gun Gun Abdul Basit, Dr. Yusup Tajri, Dr. Azis Asmana, D. Pepen Irpan Fauzan, Dr. Enang Supriadi, Dr. Fenti Inayati, Dr. Irfan Nul Hakim, ustadz Abdul Mugni, M.Pd., dan ustadz Husen Zaenal Muttaqin, M.Pd.I. Diharapakan dengan pembekalan ini mahasiswa mempunyai kesiapan yang maksimal untuk kemudian menunjang kepada pencapaian sebagai lulusan yang berkualitas. (Liputan: Yusri)






