Skip to main content

Perkuat Kompetensi Mahasiswa, Prodi IAT IAI Persis Garut Gelar Sertifikasi Guru Al-Qur'an Berlisensi BNSP sebagai Bekal PPM 2026–2027

Updated 4 min readMarkdown
Perkuat Kompetensi Mahasiswa, Prodi IAT IAI Persis Garut Gelar Sertifikasi Guru Al-Qur'an Berlisensi BNSP sebagai Bekal PPM 2026–2027

Garut, 31 Oktober 2026. - Prodi Ilmu Al Quran & Tafsir IAI Persis Garut, Kembali menyelenggarakan kegiatan PPM (Praktik Profesi Mahasiswa) dengan tema: “Profesionalisasi Guru Al Quran Berbasis Praktik & Riset Pembelajaran AL Quran Di Jam’iyyah Persis Garut”, Tahun Akademik 2026-2027. Kegiatan PPM ini menjadi kegiatan wajib yang harus dilaksanakan oleh Mahasiswa semester 7 guna mewujudkan capaian lulusan yaitu sebagai mufassir pemula, akademisi & juga peneliti di bidang Al Quran & Tafsir. Kegiatan ini diikuti oleh 35 Mahasiswa Prodi Ilmu Al Quran & Tafsir.

Pada PPM kali ini tentu berbeda dengan yang sebelumnya yang lebih menitikberatkan pada penelitian. Pada tahun ini prodi menggabungkan antara pengajaran, pengabdian & penelitian. Di bidang pengajaran, mahasiswa ditugaskan untuk mengajar mata Pelajaran kequranan yang ada di pesantren persis Kab. Garut seperti Ulumul Al Quran, Tafsir Jalalain, Tafsir Ahkam & juga Tahsin serta tahfidz. Di bidang pengabdian mahasiswa di minta untuk mengadakan dauroh Tahsin di masjid jamaah Persis serta menjadi tim instruktur dalam kegiatan Sertifikasi Guru Al Quran untuk asatidzah Pesantren Persis Kab Garut. Di bidang penelitian, mahasiswa ditugaskan untuk melakukan riset terkait studi pengajaran AL Quran di Pesantren Persis kab Garut.

QGuna mencapai target kegiatan tersebut, sebagai Upaya keseriusan dari Prodi Ilmu Al Quran & Tafsir, maka mahasiswa dibekali terlebih dahulu. Di antaranya adalah seluruh mahasiswa dibekali terkait skil didaktik/ pedagogic, yang kedua yaitu membekali skil di bidang penelitian dalam aspek metode penelitian, yang ketiga mahasiswa PPM diwajibkan mengikuti kegiatan sertifikasi guru al Quran. Maka prodi mengundang LSP Darul Al Quran yang telah berlisensi BNSP, untuk melakukan assessment terhadap Mahasiswa Peserta PPM agar mereka mendapatkan sertifikat profesi sebagai guru Al Quran Profesional. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 31 Oktober 2026 di kampus IAI Persis Garut.

Pada acara pembukaan kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Prodi Ilmu AL Quran & Tafsir Yan yan Nurdin, M.Ag, Wakil Rektor I Bidang Akademik Dr. Daris Tamim M.Pd, Assesor LSP Darul Quran, dan Mahasiswa peserta PPM. Pada sambutan ketua prodi menjelaskan tentang Rancangan kegiatan PPM di bulan November- Desember 2026, maksud dan tujuan serta target yang harus dicapai oleh Mahasiswa yang disebar di berbagai Pesantren Persis Kab Garut. Sambutan kedua dari Warek I, beliau menjelaskan tentang Sejarah UPT THQ, yang diadakan karena kebutuhan mendesak, bahwa mahasiswa harus memiliki skil yang bagus dalam membaca & menghapal Al Quran. Maka kegiatan sertifikasi guru Al Quran ini tentu menjadi nilai tambah bagi mahasiswa sebagai bentuk pengakuan secara nasional, bahwa mahasiswa Ilmu Al Quran & Tafsir layak dan pantas menjadi seorang mudarris (guru) al Quran yang professional. Namun beliau berpesan jangan hanya mahir dalam menguasai materi Tahsin tapi juga harus ditopang keahlian dalam hal thuruquttaris (metode mengajar). Umat tentu sangat membutuhkan pendekatan yang menyenangkan dalam belajar Al Quran, apalagi berdasarkan hasil riset, kemampuan baca tulis al Quran khususnya di Kab Garut, masih rendah. Ini menjadi tantangan yang harus diselesaikan oleh Mahasiswa Prodi Ilmu AL Quran & Tafsir. Ke depan In syaa Allah IAI Persis Garut yang di dalamnya ada UPT-THQ akan mendirikan LSP Guru Al Quran. Sehingga nanti ke depan Lembaga kami lah yang akan mensertifikasi Guru Al Quran yang ada di kabupaten Garut.

Dalam sesi selanjutnya yaitu pemaparan atau review materi oleh assesor terkait point apa saja yang akan diujikan kepada seluruh mahasiswa. Di antaranya terkait makharijul & Sifat huruf serta tadzwid tingkat mubtadi. Seluruh mahasiswa mengikuti kegiatan ini dengan penuh antusias. Mereka bersyukur bisa mengikuti kegiatan ini, karena sangat penting untuk karir mereka setelah mereka nanti lulus.

Tentu, prodi dalam hal ini akan menyiapkan SDM yang berkualitas khususnya di bidang Tahsin umumnya di bidang Ilmu Al Quran & Tafsir. Setelah para mahasiswa mendapatkan sertifikat guru Al Quran, maka ke depannya mereka akan disalurkan ke sekolah-sekolah negeri dan juga Pesantren untuk membantu pengajaran Al Quran bagi siswa siswi yang ada di sekolah tersebut. Juga akan dibentuk sebuah organisasi Asosiasi Guru Ngaji, sebagai Upaya untuk menghidupkan ngaji Al Quran di berbagai tempat yang ada di Masyarakat. Selain itu hasil dari penelitian akan diterbitkan di jurnal bereputasi sinta dan juga akan didiseminasikan dalam kegiatan seminar nasional di bulan januari 2027. Semoga Langkah kecil ini bisa memberikan dampak yang bermanfaat bagi Islam dan kaum Muslimin di kab. Garut.

No comments yet. Be the first to comment.

More from this blog