Raih Predikat Cum Laude Pada Sidang Promosi Doktor, Dosen IAI Persis Garut Hadirkan Inovasi Model N-ART Learning

Semarang — Kabar membanggakan datang dari keluarga besar Institut Agama Islam (IAI) Persis Garut. Nuraeni Sugih Pramukti, dosen sekaligus Ketua Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) IAI Persis Garut, berhasil meraih gelar Doktor Pendidikan Seni setelah berhasil mempertahankan disertasinya dalam Sidang Promosi Doktor pada Program Studi Doktor Pendidikan Seni, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang (UNNES).
Dalam sidang tersebut, Nuraeni Sugih Pramukti mempertahankan disertasi berjudul “Transformasi Komunikasi-Reflektif dalam Pembelajaran Seni: Autoetnografi Proyek Seni Pertunjukan Mahasiswa di IAI Persis Garut.”
Disertasi ini mengkaji transformasi komunikasi-reflektif dalam pembelajaran seni melalui proyek seni pertunjukan mahasiswa PGMI Generasi Z di IAI Persis Garut, dengan pendekatan kualitatif dan desain autoetnografi dekonstruktif-performatif. Penelitian menunjukkan bahwa pengalaman penciptaan karya, dialog reflektif, dan pertunjukan mendorong perubahan komunikasi pembelajaran dari pola instruksional dan pasif menuju komunikasi yang dialogis, multimodal, kolaboratif, reflektif, dan transformatif, melalui siklus pengalaman naturalistik, negosiasi makna, rekonstruksi artistik, dan refleksi kritis. Penelitian ini menghasilkan Model N-ART Learning (Naturalistic–Artistic Reflective Transformation) yang menghubungkan pengalaman mahasiswa, proses penciptaan artistik, dialog reflektif, pertunjukan, dan perubahan nilai.
Dalam proses akademiknya, Nuraeni Sugih Pramukti dibimbing oleh Prof. Dr. Agus Cahyono, M.Hum. selaku Promotor, Dr. Eko Sugiarto, S.Pd., M.Pd. selaku Kopromotor 1, serta Prof. Dr. Trianti Nugraheni, M.Si. selaku Kopromotor 2.
Sidang promosi doktor tersebut juga melibatkan tim penguji yang terdiri atas Dr. Eko Raharjo, M.Hum., Prof. Dr. Syakir, M.Sn., Prof. Dr. Hartono, M.Pd., Prof. Dr. Syahrul Syah Sinaga, M.Hum., Prof. Dr. Trianti Nugraheni, M.Si., Dr. Eko Sugiarto, S.Pd., M.Pd., dan Prof. Dr. Agus Cahyono, M.Hum.
Momentum akademik tersebut tidak hanya dihadiri oleh keluarga Nuraeni Sugih Pramukti. Sejumlah pimpinan IAI Persis Garut turut hadir memberikan dukungan secara langsung. Hadir Rektor IAI Persis Garut: Dr. H. Tiar Anwar Bachtiar, M.Hum, beserta Wakil Rektor I : Dr. Daris Tamin, M.Pd, Wakil Rektor II : Dr. Nurul Irfan, M.Ag, dan Wakil Rektor III: Dr. Heri Mohamad Tohari, M.Ag, Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan: Riyan Nuryadin, M.Pd, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) : Aip Zaenal Muttaqin,M.E, Wakil Dekan FEBI: M. Taqiyuddin, MSc. Ec (ai), Ketua Prodi PAI: Leni Layyinah, S.Pd, dan Ketua Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IAI Persis Garut: Abdul Mughni, M.Pd.
Kehadiran jajaran pimpinan tersebut menjadi bentuk dukungan dan apresiasi keluarga besar IAI Persis Garut terhadap capaian akademik salah satu dosennya sekaligus Ketua Program Studi PGMI.
Diraihnya gelar doktor oleh Nuraeni Sugih Pramukti menjadi capaian akademik yang membanggakan sekaligus menambah kekuatan sumber daya akademik IAI Persis Garut. Lebih dari itu, penelitian yang mengambil konteks proyek seni pertunjukan mahasiswa PGMI di IAI Persis Garut turut memberikan kontribusi bagi pengembangan praktik pembelajaran yang kreatif, reflektif, kolaboratif, dan relevan dengan karakteristik generasi mahasiswa saat ini.





