IAI Persis Garut Gelar Workshop Peneliti Lapangan untuk Penguatan Riset Kolaboratif

Garut, 15 November 2025 — Institut Agama Islam (IAI) Persis Garut kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan budaya riset melalui penyelenggaraan Workshop Peneliti Lapangan yang merupakan bagian dari agenda Penelitian Pengembangan Kolaborasi antar Perguruan Tinggi dan/atau Kementerian/Lembaga (Pusat) pada Ahad, 15 November 2025 di kelas Pascasarjana IAI Persis Garut.

Workshop yang dihadiri mahasiswa pascasarjana Prodi Magister Pendidikan Agama Islam ini berfokus pada riset berjudul “Konstruksi Sosial Takdir dan Dampaknya Terhadap Etos Kerja: Studi Filosofis–Antropologis Keluarga Stunting di Kabupaten Garut, Jawa Barat.” yang ditulis oleh Dr. Heri Mohamad Tohari, M.Pd., (IAI Persis Garut) selaku ketua peneliti, dengan dukungan tim anggota peneliti yang terdiri dari; Yanti Sam Amri, M.Pd. (IAI Persis Garut), Uli Amri, Ph.D. (Creighton University,USA), dan Dr. Farid Abdillah (Universitas Pendidikan Indonesia). Keempatnya merupakan akademisi lintas bidang yang memiliki kepakaran dalam studi sosial, pendidikan, antropologi, dan kajian keislaman.

Penelitian yang merupakan proyek dari program Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (Litapdimas) Kementrian Agama RI tahun 2025 ini menyoroti bagaimana keyakinan sosial-keagamaan mengenai takdir memengaruhi pola pikir, perilaku, dan etos kerja keluarga yang terdampak stunting.
Dalam workshop ini, para peneliti membahas metode lapangan, teknis wawancara etnografis, strategi pengumpulan data sensitif terkait keluarga stunting, serta pendekatan etik yang harus diterapkan selama proses penelitian. Selain itu, peserta dibekali pemahaman mendalam mengenai hubungan antara konstruksi sosial keagamaan, problem ketahanan keluarga, dan isu kesehatan masyarakat.
Workshop ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas penelitian kolaboratif sekaligus menjadi kontribusi akademik bagi upaya penanganan stunting berbasis pendekatan sosial-keislaman. Kegiatan ini juga memperkuat positioning IAI Persis Garut sebagai kampus yang aktif dalam penelitian berbasis masyarakat dan relevan dengan kebutuhan daerah.
Dengan terselenggaranya workshop ini, IAI Persis Garut menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan riset yang berdampak, kolaboratif, dan berorientasi pada pengabdian kepada masyarakat.






