LPM IAI Persis Garut Rilis Survey Kepuasan Mahasiswa, Hasilkan Kategori Baik

Garut – Institut Agama Islam (IAI) PERSIS Garut melalui Lembaga Penjamin Mutu (LPM) merilis hasil Survei Kepuasan Mahasiswa Tahun Akademik 2025/2026. Berdasarkan laporan tersebut, rata-rata tingkat kepuasan mahasiswa mencapai 65 persen, yang dikategorikan sebagai Baik menuju Baik Sekali. Data ini bersumber dari survei yang dilakukan terhadap lima indikator layanan perguruan tinggi, yaitu reliability, responsiveness, assurance, empathy, dan tangible.
Survei diikuti oleh seluruh mahasiswa aktif dari berbagai program studi, baik jenjang Sarjana maupun Pascasarjana. Pengumpulan data dilakukan sejak awal perkuliahan hingga 10 November 2025, melalui instrumen kuesioner Google Form. Survei ini merupakan bagian dari pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dan implementasi siklus PPEPP.
Pelaksanaan Survei Kepuasan Mahasiswa ini berada di bawah kewenangan Lembaga Penjamin Mutu (LPM) IAI PERSIS Garut, dengan Penanggung Jawab: Dr. Pepen Irfan Fauzan, M.Hum (Ketua LPM), Koordinator: Irfan Kasyaf Noerfiqhy, Lc., M.Ag, Anggota: Dr. Ridwan, M.Pd dan Dr. Ajat Supriatna, M.Pd. Tim LPM bertugas menyusun instrumen, melakukan monitoring pengisian, mengolah data, hingga menyusun laporan final.
Setelah proses analisis selesai, LPM secara resmi mempresentasikan hasil survei kepada Rektor dan para Wakil Rektor IAI PERSIS Garut pada tanggal 9 Desember 2025. Penyampaian laporan ini menjadi bagian dari mekanisme pertanggungjawaban mutu serta dasar pengambilan kebijakan peningkatan layanan di tingkat institusi. Hal ini pula menjadi dasar telaah pimpinan untuk menentukan arah peningkatan mutu layanan kampus di masa mendatang.
Reliability Raih Nilai Tertinggi, Sarana Prasarana Masih Perlu Perhatian
Dari lima indikator yang dinilai, Indikator Keandalan (Reliability) mendapatkan nilai TKM tertinggi yaitu 70,25 persen, dengan 23 persen mahasiswa menyatakan sangat puas dan 43 persen puas terhadap konsistensi layanan akademik yang diberikan dosen dan tenaga kependidikan. Hal ini menunjukkan mayoritas mahasiswa puas terhadap konsistensi layanan dosen dan tenaga kependidikan.
Sementara indikator Responsiveness, Assurance, dan Empathy berada di angka 65 persen, menandakan layanan kampus cukup baik namun masih memerlukan optimalisasi.
Adapun indikator Tangible—yang menilai sarana prasarana seperti ruang kelas, internet, perpustakaan, dan lingkungan kampus—mendapat nilai terendah, yaitu 58,25 persen, sebanyak 21 persen mahasiswa menyatakan kurang puas terhadap kondisi sarana prasarana kampus. Aspek ini kemudian menjadi prioritas utama dalam Rencana Tindak Lanjut (RTL).
Dalam forum pemaparan hasil survei tersebut, Rektor IAI PERSIS Garut, Dr. Tiar Anwar Bachtiar, M.Hum, menyampaikan apresiasi dan arahan tegas untuk peningkatan mutu:
"Kami mengapresiasi atas kinerja LPM, dan hasil survei ini akan menjadi pijakan dalam meningkatkan pelayanan terhadap mahasiswa baik dalam bidang akademik maupun non-akademik."
Sementara itu, Wakil Rektor III, Dr. Heri M. Tohari, M.Pd, menekankan pentingnya keberlanjutan kegiatan survei:
"Survey kepuasan mahasiswa ini baiknya diadakan secara berkala setiap akhir semester menjelang UAS."
Rencana Tindak Lanjut (RTL) Telah Disusun
Dalam laporan resmi, LPM menetapkan beberapa langkah strategis untuk meningkatkan mutu layanan, di antaranya:
Peningkatan Sarana dan Prasarana berupa perbaikan ruang kelas, akses internet, fasilitas pendukung, dan lingkungan belajar.
Optimalisasi Layanan Administrasi melalui pelatihan tenaga kependidikan dan penyederhanaan alur layanan.
Penguatan Sistem Informasi Akademik, termasuk peningkatan stabilitas dan kemudahan penggunaan aplikasi akademik.
Pengembangan Metode Pembelajaran Dosen dengan fokus pada kompetensi pedagogik dan efektivitas proses mengajar.
Monitoring dan Evaluasi Berkala setiap semester untuk memantau tren dan perkembangan kepuasan mahasiswa.
Komitmen Peningkatan Mutu Berkelanjutan
Pihak kampus berharap hasil survei ini menjadi pijakan penting dalam penguatan budaya mutu di seluruh aspek layanan. Dengan adanya pelaporan resmi kepada pimpinan kampus, LPM menegaskan komitmennya untuk melakukan pengawasan berkelanjutan demi meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan di IAI PERSIS Garut. (IKN)






